Alasan Lengserkan AHY, Kubu Moeldoko: Agar Tak Ada Lagi Pemerasan dan Pemecatan ala Hitler

Rabu, 20 Oktober 2021 - 11:18:42 - Dibaca: 684 kali

Google Plus Stumbleupon


AHY dan Moeldoko (int)
AHY dan Moeldoko (int) / Jambi Ekspres Online

JAKARTA- Kubu Moeldoko terang-terangan membeberkan alasan ingin menggulingkan kepimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Salah satunya terkait dengan kesejahteraan pengurus dan anggota Partai berlambang bintang mercy itu yang berada di daerah. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara (Jubir) Partai Demokrat kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

“Jika rezim AHY berganti, tidak ada lagi kader yang terpaksa menguras kocek sendiri untuk kegiatan partai pusat dengan demikian pengurus akan merasa tidak terbebani,” bebernya.

 

Menurut Rahmad, apabila Partai Demokrat di era kepemimpinan AHY bisa diganti dengan Moeldoko, maka kesejahteraan kader Partai Demokrat akan lebih baik.

Pasalnya, banyak kader DPC dan DPD Partai Demokrat merasa diperas oleh DPP.

“Saya yakin jika AHY tergantikan, tidak ada lagi kegiatan pemerasan ala kolonial oleh DPP dan tidak ada lagi pecat-memecat ala totaliter dan otokrasi Hitler,” ucapnya.

Rahmad juga membantah tuduhan kubu AHY yang menyebut Moeldoko bagi-bagi uang dan ponsel adalah fitnah.

Ia menegaskan, tuduhan tersebut tindakan kejahatan, yang bisa bermuara ke pencemaran nama baik seseorang.

“Tidak ada satu fakta membuktikan Moeldoko bagi-bagi uang dan ponsel. Tuduhan itu adalah skenario jahat kubu AHY yang sudah tercerabut dari akar moral yang sehat dan waras,” tandasnya.

Rahmad juga menyebutkan bahwa Moeldoko bukanlah penyelenggara maupun donatur dari pelaksanaan KLB.

“Pak Moeldoko bukan penyelenggara dan bukan pula donatur KLB Deli Serdang,” ungkapnya.

Ia mengatakan, Mantan Panglima era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu hadir sebagai undangan atas permintaan peserta KLB.

“Pak Moeldoko diminta oleh peserta KLB untuk jadi Ketum Partai Demokrat. KLB Partai Demokrat di Deli Serdang diselenggarakan oleh DPC, DPD, dan kader-kader Partai Demokrat,” ujarnya.(pojoksatu/fajar)

Sumber: www.fajar.co.id