Bupati Masnah Hadiri Rakornas Bidang Perpustakaan Bersama Mendagri

Selasa, 25 Februari 2020 - 13:57:27 - Dibaca: 1617 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

SENGETI- Bupati Muaro Jambi, Hj. Masnah Busro SE menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan dibuka langsung oleh menteri dalam negeri RI, prof. H. Muhammad Tito Karnavian. Ph. D. di gedung bidakara grand pancoran, Jakarta. (25/2)

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menggelar Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan. Dengan Mengusung tema “Inovasi dan Kreativitas Pustakawan dalam Penguatan Budaya Literasi Untuk Mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju,” diharapkan mampu menjadi momentum dalam mendukung gerakan literasi di berbagai sektor.

Sejalan dengan hal itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan dukungannya untuk menggerakan literasi, utamanya dalam kaitannya dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, inovatif, dan memiliki kreativitas bagi terwujudnya masyarakat berpengetahuan dan berkarakter.

Bupati Masnah usai acara mengatakan bahwa Kabupaten Muaro Jambi sangat mendukung seluruh program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM. "Sangat mendukung rencana baik ini dan program yang dilaksanakan Perpusnas, Rakornas Perpustakaan ini merupakan acara besar, salah satunya untuk mengupayakan gerakan literasi ini,”ujar Bupati Masnah yang didampingi oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Muaro Jambi Medison SE.

Tak hanya itu, Bupati Masnah juga menegaskan, Perpustakaan amat penting menentukan transfer pengetahuan untuk membentuk budaya literasi. Tanpa kemampuan literasi yang memadai, masyarakat mudah terjerumus pada informasi yang palsu dan menyesatkan.

Kemampuan literasi bukan lagi sebatas baca tulis tapi sudah dapat memaknai dan memahami segala informasi maupun ilmu pengetahuan yang diperoleh dan mengkreasi berbagai produk dan jasa.

“Untuk mengupayakan gerakan literasi ini, dari Pemerintah saja gak cukup, tapi harus dan butuh dukungan semua pihak. Transformasi ilmu pengetahuan ini juga perlu didukung dengan gerakan literasi yang memadai,”pungkas Bupati.(era)