Al Amin: PWNU se-Sumatera, Kalimantan dan Banten Minta KH Said Aqil Siroj Maju Lagi

Rabu, 19 Februari 2020 - 00:06:11 - Dibaca: 1044 kali

Google Plus Stumbleupon


Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se- Sumatera, Kalimantan, dan Banten mengadakan silaturrahmi bersama Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj di Hotel Aston Jambi, Rabu (19/02)
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se- Sumatera, Kalimantan, dan Banten mengadakan silaturrahmi bersama Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj di Hotel Aston Jambi, Rabu (19/02) / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se- Sumatera, Kalimantan, dan Banten mengadakan silaturrahmi bersama Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj. Kegiatan ini berkaitan dengan persiapan Mukhtamar XXXIV di Lampung.

Kepada sejumlah awak media, Ketua PWNU Provinsi Jambi KH. Aminullah Amit mengatakan di dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai masalah persiapan Mukhtamar dan juga bagaimana kepemimpinan KH. Said Aqil Siroj selama ini. Selain itu juga membahas mengenai NU kedepan harus mandiri.

"Selain pembahasan itu, kami semua yang hadir juga meminta kepada Ketua Umum untuk kembali maju pada Mukhtamar nanti yang akan dilaksanakan di Lampung", katanya, Rabu (19/2).

Ketua LPP PBNU Al Amin Nasution menyebutkan bahwa dukungan tersebut mengalir begitu saja. Tidak ada rekayasa yang dibuat dalam dukungan tersebut. Pertemuan itu sebagai ajang untuk menjalin tali silaturahmi dan persiapan pelaksanaan Mukhtamar.

Dikatakan Al Amin, silaturrahmi ini juga untuk memperkuat internal NU itu sendiri dan juga PWNU yang hadir juga diberi tugas untuk menyampaikan hasilnya terutama mengenai persiapan Mukhtamar.

"Kegiatan yang sama juga akan kita buat untuk wilayah Jawa, Bali - Nusa Tenggara, Sulasewi, Maluku, hingga Papua," katanya.

Mengenai dukungan itu, berdasarkan dari berjalannya diskusi yang terjadi. Mereka semua menilai bahwa NU masih membutuhkan sosok KH. Said Aqil Siroj untuk kembali memimpin selama 5 tahun kedepan. Respon Ketua Umum sendiri saat mendengar itu hanya diam saja dan tersenyum.

"Karena yang saya tahu selama ini beliau itu adalah orang yang tidak mengejar jabatan. Tetapi ketika ada amanah yang datang kepada dirinya, itu tidak ditolak", pungkasnya. (hai)