Telusuri Jalur Peredaran Baby Lobster

Sabtu, 14 September 2019 - 11:08:00 - Dibaca: 1326 kali

Google Plus Stumbleupon


PENYELUDUPAN : Hasil tangkapan baby lobster beberapa waktu lalu. Saat ini Satreskrim menggali keterangan para tersangka untuk menelusuri jalur peredarannya.
PENYELUDUPAN : Hasil tangkapan baby lobster beberapa waktu lalu. Saat ini Satreskrim menggali keterangan para tersangka untuk menelusuri jalur peredarannya. / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Tim Reskrim Polresta Jambi terus mendalami kasus penyeludupan Baby Lobster sebanyak 161.800 ekor yang diamankan baru-baru ini. Saat ini Satreskrim masih menggali keterangan para tersangka, agar mengetahui sejauh mana jaringan para tersangka.

“Kita masih telusuri jalur perjalanan mereka, jika jalur lintasan diketahui, maka akan mudah mendapatkan siapa dibalik tersangka," Kata Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Fajar, Jumat (13/9) kemarin.

Untuk peran para tersangka, Kompol Fajar mengatakan, pihaknya masih menduga jika peran ketujuh tersangka merupakan pekerja. Untuk lebih jelasnya penyidik akan terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Perannya masih pekerja, soalnya mereka diamankan di rumah yang di jadikan tempat transit. Untuk itu pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah akan ada yang menjemput barang tersebut atau tidak, mungkin bisa jadi mereka yang antar sendiri," ujarnya.

Dirinya  menambahkan, upaya penyeludupan Baby Lobster itu memiliki sistem yang sistematis. Dimana tiap wilayah sudah ada orang yang akan menerimanya.

Saat ini ribuan Baby Lobster itu telah dilepas liarkan di pantai barat Sumatera. Selain itu, penyidik juga telah mengawetkan beberapa ekor untuk dijadikan barang bukti dipersidangan nantinya.

Para tersangka dijerat pasal 88 ayat 1 huruf a jonto pasal 16 undang-undang nomor 18 tahun 2013 dengan maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp 2,5 Miliar. Adapun para tersangka yakni berinisial UN, AS, AR, JN, RH, FSP, dan LR. (scn)