Jelang Pemilihan Gubernur Jambi 2020

PDIP Buka Penjaringan Cagub

Kamis, 05 September 2019 - 10:49:07 - Dibaca: 767 kali

Google Plus Stumbleupon


PELANTIKAN : Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi, Edi Purwanto dan jajaran pengurus mengucapkan ikrar pelantikan usai terpilih dalam Kenferda beberapa waktu lalu.
PELANTIKAN : Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi, Edi Purwanto dan jajaran pengurus mengucapkan ikrar pelantikan usai terpilih dalam Kenferda beberapa waktu lalu. / Jambi Ekspres Online

JAMBI- PDI Perjuangan bergerak cepat menyongsong perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang. Tidak perlu menunggu lama, partai berlambang banteng ini langsung membuka penjaringan calon kepala daerah.

          Bahkan di Kabupaten Batanghari, partai besutan Megawati Soekarno putri ini sudah di kunjungi kandidat yang ingin berlaga di gelanggang Pilkada. Selain berkoordinasi terkiat penjaringan, diantara kandidat juga sudah ada yang mengambil fomulir untuk kemudian melengkapi syarat pendaftaran.

          Tidak terkecuali untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi yang juga sudah di depan mata. Penjaringan juga segera dibuka untuk para kandidat, baik dari eksternal maupun internal partai.

          Sebagai partai pemilik kursi terbanyak di DPRD, PDIP menjadi incaran para kandidat untuk merebut BH 1 Provinsi Jambi. Apalagi dengan 9 kursi parlemen, PDIP memiliki bargaining besar dan menghitung-hitung untuk mengusung kandidat.

Sekretaris DPD PDIP Provinsi Jambi, Zaidan Ismail, mengaku dalam waktu dekat penjaringan akan segera dibuka partainya. Penjaringan ini disampaikan secara terbuka kepada semua masyarakat yang ingin ikut andil dalam kontestasi politik di Provinsi Jambi. "Insyaallah dalam waktu dekat penjaringan segera kita laksanakan. Prosesnya kita lakukan secara terbuka," ujarnya, Rabu (4/9) kemarin.

Zaidan mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi untuk memantapkan kegiatan pelaksanaan penjaringan. "Panitia pelaksana penjaringan sudah terbentuk yang diketuai oleh Hotaman Sitanggang," katanya.

Zaidan menjelaskan, proses penjaringan berlangsung selama 10 hari kerja. Dalam penjaringan sendiri tidak ada pungutan.  "Jadi siapapun boleh daftar karena kita partai terbuka,” jelasnya.

Berdasarkan tahapan yang ada, kata Zaidan, penjaringan bakal calon ini harus dirampungkan sebelum 23 September. Kemudian hasil penjaringan itu harus segara dilaporkan ke DPP. "Nantinya DPP yang akan menggodok untuk menentukan arah dukungan,” ungkapnya.

Dalam proses pematangan dukungan itu, DPP memiliki pertimbangan sendiri. Salah satunya adalah survei  terhadap masing-masing kandidat yang mendaftar.  “Disamping itu ada juga pertimbangan lain, yang masing-masing memiliki poin sendiri,” tegasnya.

Sebelumnya, kandidat calon Bupati Batanghari, Muhammad Hafiz dan Mahdan mengikuti penjaringan balon kepala daerah yang dibuka PDIP.

Kepada harian ini, Hafiz mengatakan jika keputusan mengikuti penjaringan karena telah menyatakan sikap untuk maju di Pilkada Batanghari. "Kami mendengar DPC PDI Perjuangan Batanghari telah membuka pendaftaran, tentunya kami menyatakan sikap kesungguhan kami untuk bertarung di Pilkada nanti," ujarnya.

Mantan Ketua DPD PAN Batanghari ini mengaku telah mengambil formulir pendaftaran dan akan melengkapi persyaratan sampai batas waktu yang telah ditentukan. “Kami akan segera melengkapi persyaratan, soal terknis kedepan kita serahkan sepenuhnya kepada partai. Kami berharap PDI Perjuangan dapat berjuang bersama dalam memenangkan Pilkada nanti," tukasnya. (wan)