SMAN Titian Teras Raih 2 Medali Emas Internasioanl

Sabtu, 20 Juli 2019 - 21:26:32 - Dibaca: 53 kali

Google Plus Stumbleupon


Kepala SMAN TT bersama Ketua Pengurus Komite foto bersama  TIM OPSI SMAN Titian Teras yang meraih medali emas Internasional.
Kepala SMAN TT bersama Ketua Pengurus Komite foto bersama TIM OPSI SMAN Titian Teras yang meraih medali emas Internasional. / Jambi Ekspres Online

JAMBI-SMAN Titian Teras Jambi kembali menambah panjang deret prestasi tingkat internasional. Tidak tanggung-tanggung sekolah favorit di Provinsi Jambi ini meraih 2 Medali Emas bidang Environmental Science pada ajang International Young Scientists Innovation Exhibition 2019 (IYSIE’19) di Malaysia.

Plt Kepala SMAN Titian Teras Encu Rusmana, S.Pd, M.Si menjelaskan bahwa siswanya baru saja mengikuti kompetisi International Young Scientists Innovation Exhibition 2019 (IYSIE’19) yang diselenggarakan oleh Malaysia Young Scientist Organization (MYSO) pada 8-12 Juli 2019 di Hall Room Mandarin Court dan Hotel Kuala Lumpur Malaysia.

Dikatakan Encu, prestasi ini diraih setelah presentasi hasil penelitian (Conference), siswanya mampu meyakinkan dewan juri dan meraih medali emas. Selanjutnya hasil penelitian tadi dipamerkan (Exhibition) dan hasil produk siswa SMAN Titian Teras ini sangat memukau di mata dewan juri dan pengunjung.

“Akhirnya kembali meraih emas. Jadi 2 medali emas yang dipersembahkan SMAN Titian Teras Jambi untuk Indonesia, pada kategori Conference dan Exhibition,” imbuh Encu saat menjemput rombongan pulang dari Malaysia di Bandara Sultan Thaha Minggu.

Atas nama keluarga besar SMAN TT, Encu mengucapkan selamat kepada tim Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) SMAN Titian Teras dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas raihan yang telah dicapai, mengharumkan nama sekolah, Provinsi Jambi bahkan Indonesia di mata internasional.

“Kami berterima kasih kepada Kepala Disdik Provinsi Jambi yang sangat mendukung kegiatan ini. Selain itu juga kepada Ketua Pengurus Komite SMAN Titian Teras, H. Ivan Wirata, MT yang sangat respon. Bahkan ikut mendampingi tim ke Malaysia hingga berakhirnya kegiatan ini,” akunya.

Selain itu juga dirinya berterima kasih kepada pimpinan PT. Lontar Papyrus yang memberi izin laboraturiumnya di pakai siswa, kepada orangtua siswa, guru pendamping, majlis guru dan semua elemen sekolah.

“Dengan kerja sama yang baik, solid dan kompak, maka akan mengahsilakan hasil yang prima pula,” pungkas Encu haru.

Sementara itu Kabid Pembinaan SMA Disdik Provinsi Jambi, H. Abdul Mukti, SPd, MH mengatakan, Disdik Provinsi Jambi merasa berbangga karena anak-anak SMAN TT bisa meraih prestasi terbaik di ajang Internasional.

“Hal ini sangat membanggakan, bukan hanya Provinsi Jambi tetapi Indonesia. Kita berharap ke depan banyak lagi anak-anak Jambi yang bisa mengharumkan Provinsi Jambi di ajang Internasional,” ujarnya.

Belum lama ini diakui Mukti tim OSN dari SMAN TT juga berprestasi diajang Nasional dan ditambah prestasi di ajang Internasional. “Kita berharap SMAN TT terus bangkit dan menjadi juara,” harapnya.

 

Kulit Bawang Jadi 2 Emas

GURU pembimbing OPSI SMAN Titian Teras Jambi, Irma Wahyuni, SPd yang turut mendampingi siswanya di Malaysia mengisahkan bahwa  project penelitian yang mereka angkat berjudul EFASS (Eco-Friendly Allium Sativum Skin) Green Paper.

Siswa meneliti limbah kulit bawang putih yang mereka olah menjadi kertas. Kertas tersebut berpotensi dijadikan paper bag, kertas pembungkus kado, buket dan kertas print. “Proses pembuatan kertas mereka lakukan di Laboraturium Biologi SMAN Titian Teras dan dilanjutkan dengan proses pengujian yang dilakukan di PT. Lontar Papyrus,” ujar Irma.

Tim OPSI SMAN Titian Teras terdiri dari 5 siswa yaitu Ahmad IvkaRaehan, AlwahidilZuhri, AmilaNuskiya, Aisyah Putri dan YumanSatriyadi. Mereka semua baru naik ke kelas XII. Dalam proses penelitian, desain grafis, pengantar bahasa asing dan pengarahan laboratorium mereka dibimbing oleh Deni Ilham SPd, Sokowaty SPd, Husna Maya MSi, Safitriadi S.Kom dan Putra Hadi.

Namun kegiatan di Malaysia hanya diwakilkan 3 siswa yaitu Achmad Ivka Raehan, Amila Nuskiya dan Alwahidil Zuhri. Dengan penuh semangat dan meyakinkan, disertai dorongan motivasi H. Ivan Wirata yang selalu memberikan suport, akhirnya SMAN Titian Teras mampu mendulang 2 emas sekaligus.

“Siapa menyangka kulit bawang putih bisa menjadi emas? ,” ucap Irman bangga.

Ajang IYSIE’19 sendiri dikuti 600 peserta dengan 170 project penelitian dari 10 negara diantaranya Indonesia, Guam, India, Iran, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Vietnam dan tuan rumah Malaysia.

Sebelum pulang ke tanah air tim OPSI dijamu oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur. Duta Besar RI untuk Malaysia yang diwakili oleh Farid Maruf selaku atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur berpesan,

“Jangan pernah berhenti untuk berkarya dan mengembangkan diri, meskipun lingkungan disekitar tidak begitu mendukung. Selama itu membawa kebaikan harus terus dilakukan, ‘keep moving forward’,” ujar  Irma menirukan Duta Besar RI di Malaysia. (kta)