Fasha: Ini wujud kepedulian kita terhadap ekosistem di kawasan Danau Sipin

Puncak Peringatan HPSN di Kota Jambi, Fasha Pimpin Pembersihan Danau Sipin

Rabu, 27 Februari 2019 - 08:40:37 - Dibaca: 3677 kali

Google Plus Stumbleupon


Selasa pagi (25/2), kegiatan pembersihan Danau Sipin diawali dengan apel yang dipimpin oleh Wali Kota Fasha.
Selasa pagi (25/2), kegiatan pembersihan Danau Sipin diawali dengan apel yang dipimpin oleh Wali Kota Fasha. / Jambi Ekspres Online
JAMBI - Determinasi Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Syarif Fasha dalam mewujudkan mimpinya membangun Danau Sipin menjadi kawasan wisata unggulan Kota Jambi, sepertinya tidak perlu diragukan lagi. Keinginan yang kuat itu, kembali ditunjukkan oleh Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha dengan menginisiasi dan memimpin langsung kegiatan pembersihan kawasan wisata yang juga dikenal dengan Solok (Danau) Sipin itu.
 
Selasa pagi (25/2), kegiatan pembersihan Danau Sipin diawali dengan apel yang dipimpin oleh Wali Kota Fasha. Dalam apel tersebut, Fasha memberikan arahan kepada tim gabungan Pemkot Jambi, Polresta Jambi, Kodim 0415/BTH, dan Denpom II/2 Jambi, berbagai elemen masyarakat, komunitas dan pecinta alam yang ada di Kota Jambi.
 
Seluruh peserta yang terlibat pada kegiatan tersebut, tampak bersemangat bahu membahu membersihkan kawasan wisata, yang dimulai dari Buluran Kenali hingga kawasan Putri Ayu. Tampak pula beberapa alat berat dan kedaraan air diterjunkan untuk mempermudah mobilisasi dan mengefektifkan pelaksaan kegiatan pembersihan kawasan tersebut.
 
Menurut Wali Kota Fasha, kegiatan yang dilaksanakan dalam nuansa peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2019 itu, juga bertujuan sebagai langkah dan aksi nyata Pemkot Jambi dalam rangka penataan kawasan Danau Sipin sebagai kawasan wisata unggulan di Kota Jambi.
 
"Kegiatan ini sengaja kita laksanakan masih dalam nuansa peringatan HPSN Tahun 2019. Ini wujud kepedulian kita terhadap ekosistem yang ada di kawasan Danau Sipin ini. Kita ingin kawasan ini bersih, asri dan bebas sampah. Kita mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat, agar muncul rasa memiliki yang kuat dan rasa bangga akan potensi wisata di kawasan ini, sebagai kebanggaan kolektif warga Kota Jambi," jelas Fasha.
 
Lebih lanjut Fasha menjelaskan bahwa penataan kawasan wisata Danau Sipin adalah mimpi besar dan "obsesi" dirinya sejak awal menjabat sebagai Wali Kota Jambi.
 
"Danau Sipin adalah mimpi besar dan obsesi saya sebagai pemimpin di Kota Jambi. Dahulu kawasan ini tidak pernah dilirik sebagai sebuah potensi wisata. Nyatanya, Danau Sipin adalah surga tersembunyi  yang ada di Kota Jambi. Tidak banyak ada danau yang berlokasi di tengah kota di Indonesia, dan kita punya itu. Ada potensi luar biasa bagi Kota Jambi, baik dalam aspek ekonomi dan ekologi tata ruang. Secara ekonomi tentunya akan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar Danau Sipin dan Kota Jambi secara luas. Wisatawan akan berkunjung ke Kota Jambi untuk menikmati keindahan danau alami di tengah kota ini. Secara ekologi danau ini punya manfaat luar biasa sebagai reservoir (penampung air) kota, pengendali banjir, dan cadangan air kota, serta keberlangsungan ekosistem di kawasan perkotaan," beber Wali Kota Fasha.
 
Wali Kota Jambi 2 periode itupun menuturkan akan terus melaksanakan pembangunan kawasan Danau Sipin sampai akhir periode jabatan dirinya, sebagai sebuah rencana besar dan strategis bagi masa depan Kota Jambi.
 
"InsyaAllah ini akan menjadi masa depan Kota Jambi. 5-10 tahun mendatang masyarakat akan menikmati hasilnya. Ekonomi bergerak, masyarakat sejahtera, UKM bergeliat, Kota Jambi akan menjadi tujuan wisata menarik, sama layaknya konsep negara maju, seperti Singapura dan lainnya. Akan kita bangun konsep waterfront city di Kota Jambi. Selain jogging track, ada taman tematik skateboard, climbing, dan wisata waterspot jetski, dayung. Kita juga akan laksanakan berbagai event wisata air, seperti lomba dayung, perahu hias dan festival danau lainnya. Tidak lupa pula konsep wisata kuliner dan oleh-olehnya," pungkas Fasha.
 
Kegiatan yang dimulai hari ini, akan dilaksanakan selama dua pekan kedepan, hingga kawasan tersebut bebas dari sampah dan hama alami seperti enceng gondok.
 
Sebagaimana diketahui bahwa, pembangunan wisata Danau Sipin melibatkan kolaborasi yang baik antara berbagai instansi selama ini. Pemerintah Pusat melalui BWSS VI telah melakukan pembangunan bronjong sepanjang danau, Pemprov Jambi membangun pusat UKM, dan Pemkot Jambi membangun berbagai sarana fisik kawasan danau, seperti Jogging track, anjungan, jembatan, drainase, lokasi parkir, jalan dan taman tematik (skateboard dan climbing) untuk memperindah kawasan danau sipin itu.