Sepekan PDAM Tirta Sakti Kerinci Tak Mengalir

Rabu, 29 Agustus 2018 - 10:25:15 - Dibaca: 904 kali

Google Plus Stumbleupon


PDAM : IPA PDAM Kumun yang memproduksi sedikit menjadi penyebab macetnya aliran air kerumah warga.
PDAM : IPA PDAM Kumun yang memproduksi sedikit menjadi penyebab macetnya aliran air kerumah warga. / Jambi Ekspres Online

KERINCI - Warga Kecamatan Keliling Danau mengeluhkan Pelayanan PDAM Tirta Sakti Kerinci. Hal tersebut disebabkan sudah hampir sepekan air PDAM tak mengalir ke rumah-rumah warga. Akibatnya, aktiftas warga terganggu.

Bahkan, mandegnya air PDAM menjadi perbincangan hangat warga khususnya lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Keliling Danau. “Kami di Tanjung Pauh sudah hampir sepekan ini, air PDAM tak mengalir,” kata Dedi Dora.

Diakui Dedi, bahwa air yang mengalir kerumah warga ketika tengah malam, disaat penggunaan air PDAM sedikit digunakan warga. "Kalau tengah malam, baru hidup. Itupun hidupnya cuman satu jam, hanya sebatas untuk memasak, sementara mandi terpaksa pergi ke sungai," ungkapnya.

Keluhan yang sama juga disampaikan warga melalui media sosial. Warga menanyakan penyebabair PDAM tidak mengalir ke rumah warga, khusus lima desa d Tanjung Pauh.

Dedi juga menyesalkan, meski air tak mengalir, namun meteran tetap berjalan. Sebab, saat kran air dibuka yang keluar hanya angin. ‘Untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci kita terpaksa mencari sumber air lain. Pergi ke sungai atau mencari sumber ke rumah warga yang masih ada sumur,” kesalnya. 

Terpisah Pjs Direktur PDAM Tirta Sakti, Letmi Hendri, dikonfirmasi membenarkan adanya keluhan warga terkait pelayanan PDAM, yakni terkait tak mengalirnya air ke pelanggan. "Ya, ada keluhan dari warga yang wilayah Tanjung Pauh," akunya. 

Diungkapkannya, tak mengalirnya air ke pelanggan disebabkan produksi air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) dari Kumun sedikit. “Untuk wilayah Tanjung Pauh sumber airnya kita masih beli ke Kota Sungai Penuh. Jadi kendalanya ada disana,” jelasnya. 

Ia menyebutkan, terkait dengan keluhan masyarakat telah disampaikan kepada pihak PDAM kota. Mereka meminta, agar persoalan ini bisa segera diatasi. “Telah kita sampaikan, kita harap ada solusi seperti membawa mobil tangki untuk kebutuhan pelanggan yang airnya nyendat,” tandasnya.

(adi)