Pelaku Pembakaran Lahan di Sarolangun Diringkus

Kamis, 02 Agustus 2018 - 08:50:08 - Dibaca: 811 kali

Google Plus Stumbleupon


KARHUTLA: Tersangka AN usai diamankan di lokasi kebakaran hutan dan lahan di  Desa Sungai Baung, Kecamatan Sarolangun, beberapa waktu lalu.
KARHUTLA: Tersangka AN usai diamankan di lokasi kebakaran hutan dan lahan di  Desa Sungai Baung, Kecamatan Sarolangun, beberapa waktu lalu. / Jambi Ekspres Online

SAROLANGUN - Polres Sarolangun berhasil mengamankan satu pelaku pembakaran lahan dan hutan di Desa Sungai Baung, Kecamatan Sarolangun. Pelaku berinisial AN Bin AM (50).

Penangkapan berdasarkan laporan polisi nomor LP/A- 01/VII/2018/Jambi/Res SRL/Sek SRL, tertanggal 18 Juli 2018.

Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana, SIK M AP melalui Kasat Reskrim, AKP George Alexander Pakke SIK saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Kata Dia, saat ini tersangka sudah diamankan.

“Barang bukti yang ikut diamankan berupa satu korek api, kayu bekas terbakar dan lahan bekas terbakar,” ujar AKP George Alexander Pakke SIK, kepada wartawan, kemarin (1/8).

Dia menjelaskan, kejadian berawal pada Rabu (18/7) sekitar pukul 11.30 WIB, tim Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun melakukan pencarian titik hotspot di Desa Sungai Baung.

Kemudian ditemui lahan yang sedang terbakar. Diduga, lahan itu memang sengaja dibakar oleh seseorang. Dilakukan penyelidikan, akhirnya pelaku diringkus polisi.

Setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya. Kemudian pelaku dan barang bukti diamankan Ke Polres Sarolangun guna proses hukum lanjut.

"Pelaku kita tetapkan tersangka pada Senin (30/7) lalu, penetapan tersangka berdasarkan hasil penyidikan terhadap peristiwa Kebakaran Lahan di Desa Sungai Baung. Pelaku diduga melakukan pembakaran lahan dengan tujuan membuka lahan," kata Kasat Reskrim.

Pelaku dikenakan Pasal 108 Jo Pasal 56 Ayat (1) Undang-undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

"Kapolres Sarolangun menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sarolangun, agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar atau sengaja melakukan pembakaran lahan. Bagi yang masih melakukan akan dilakukan tindakan tegas sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, bahwa saat ini Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun yang terdiri dari personil gabungan TNI - Polri dan Pemda, ada di tiap-tiap kecamatan yang akan memantau jika terjadi kebakaran lahan dan terpantau satelit pemantau Kebakaran Lahan. 

(hnd)