Peringkat 8 Nasional, Penggunaan Dana Desa di Jambi 

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:31:58 - Dibaca: 810 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI -  2018, penggunaan Dana Desa (DD) di Jambi menjadi terbaik ke delapan secara Nasional. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi, Lutpiah mengatakan, dengan prestasi yang baik ini, jumlah dana desa yang diturunkan untuk Jambi secara keseluruhan mengalami penurunan. Namun penurunan itu tidak terjadi di seluruh Kabupaten yang ada.

 “Untuk tahun ini ada pengurangan jumlah DD di beberapa daerah,” katanya.

 Dijelaskan oleh Lutipah, pengurangan itu berdasarkan data Bappenas, karena ada desa tertinggal maupun miskin telah berubah menjadi berkembang. Sehingga bantuan sebelumnya harus dikurangi dan diarahkan ke daerah lain.

 Selain itu, Keberadaan dana dari Pemerintah Provinsi (Pemporv) Jambi, Rp 60 juta, dengan rincianRp  40 juta untuk infrastruktur Rp 20 juta rupiah untuk kelembagaan desa juga memberikan kontribusi.

 “Sangat membantu perkembangan desa,” katanya

 Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli mengatakan,   Pemprov Jambi terus mengupayakan penuntasan desa tertingggal di Jambi. Pemprov siap memenuhi kebutuhan desa menuju desa mandiri pangan.

Dalam Visi Misi Jambi TUNTAS 2021 dalam upaya pembangunan desa menjadi Padat Karya sesuai dengan misi keenam, yaitu, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat terhadap gizi, pelayanan kesehatan, pendidikan serta infrastruktur dasar.

“Kita siapkan program unggulan untuk menuntaskan desa tertinggal di Provinsi Jambi sebanyak 191 desa sampai tahun 2021 melalui bantuan keuangan untuk membangun infrastruktur, ekonomi desa, meningkatkan kapasitas aparatur desa," katanya. 

 Desa sebagai subjek pembangunan diharapkan dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki serta mengatasi permasalahan yang dihadapi, sehingga menjadi desa yang maju, mandiri dan sejahtera.

“Program Padat Karya akan berdampak signifikan mendorong dan menciptakan kesempatan kerja yang langsung bisa dinikmati oleh masyarakat,” pungkasnya.

(nur)