RSUD Chatib Quzwain Targetkan PAD 45 Milyar

Senin, 12 Februari 2018 - 13:18:42 - Dibaca: 360 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

SAROLANGUN – RSUD Chatib Quzwain Sarolangun menggenjot sumbangsih Pendapatan Asli Daerah (PAD). ‘’Untuk tahun 2017 lalu tercatat 38 Milyar yang telah masuk ke kas daerah melalui rumah sakit. Tahun ini target kita 45 Milyar.” kata Dirut RSUD Sarolangun, dr Irwan Mizwar.

Dijelaskannya, meningkatnya jumlah pendapatan tidak terlepas dari peningkatan jumlah pasien setiap tahunnya. Dan itu merupakan bagian dari membaiknya pelayanan dan penataan sistem yang ada di rumah sakit tersebut.

” Secara keseluruhan PAD kita masuk dari Parkir, Kantin, Pasien, POLI, UGD, Ruang rawat inap dan ATM Bank. Nah, masuknya PAD ini juga tentunya tidak terlepas dari meningkatnya jumlah pasien yang datang dan artinya peningkatan ini adalah bagian dari tolak ukur terus membaiknya pelayanan kita,” paparnya.

Diakuinya, sebagai manusia biasa tentunya masih banyak kekurangan disana sini, dan kedepan akan menjadi prioritas pembenahan terutama dalam persoalan pelayanan dan penataan sistem serta pengelolaan sumber pemasukan bagi daerah.

” Untuk mencapai itu pelayanan adalah kunci utama kita. Perlu dipahami bahwa pelayanan tidak hanya persoalan mengurusi pasien tapi memberikan kenyamanan bagi setiap pengunjung dengan melakukan penataan terhadap tempat parkir, tempat inap pasien, kemudian kantin kantin kita benahi pengelolaanya dan semua yang dapat menyumbangkan PAD akan terus kita tata kembali,” tuturnya.

Di awal tahun ini, lanjutnya, pihaknya mulai melakukan penataan tempat parkir, dengan memasang Portal otomatis seperti di setiap swalayan. Setiap pemilik kendaraan yang telah mengambil karcis secara otomatis mendapatkan asuransi.

“Jika kendaraan hilang baik motor maupun mobil akan mendapatkan asuransi, tapi bagi pemilik yang sudah mengambil karcis. Kalau tidak yaa tidak masuk asuransi. Inilah upaya kita memberikan pelayanan prima bagi pengunjung dan perlu dipahami juga pasien jangan merasa berat untuk membayar sebab ini demi kebaikan pengunjung dan daerah," pungkasnya.

(hnd)