Blusukan Serap Aspirasi Warga, Maulana dan Alfarizy Klaim Dapat Dukungan

Kamis, 08 Februari 2018 - 13:16:55 - Dibaca: 400 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Kandidat Wakil Walikota Jambi, Maulana dan Kemas Alfarizy Arsyad sepertinya tidak sabar menyosong Pilwako 2018. Meskipun tahapan kampanye belum dimulai, keduanya telah bergerak merebut simpati masyarakat.

Keduanya memilih blusukan kesejumlah kantong-kantong suara di sejumlah wilayah. Tujuannya agar mendapatkan simpati dan dukungan untuk maju hajatan demokrasi di Tanah Pilih Pusako Betuah.

Dibincangi harian ini, Maluana yang digandeng Sy Fasha mengatakan jika dirinya telah turun beberapa wilayah. Saah satu kegiatan itu yakni memberikan pelayanan kesehatan, termasuk memenuhi undangan warga. “Kita turun karena ada undangan warga. Sekaligus menyerap aspirasi yang nantinya akan kita himpun,” ujarnya, Selasa (7/2) kemarin.

 Menurut Maulana, di sejumlah wilayah yang dikunjungi dirinya memberikan sambutan positif terhadap rencannya dirinya maju bersama Sy Fasha. Tidak respon baik, tapi juga ada yang memberikan dukungan dan meminta agar pembangunan terus dilanjutkan.

“Alhamdulillah, semua memberikan respon baik. Mereka malah meminta agar pembangunan Kota Jambi terus dilanjutkan,” sebutnya.

Ketua Kesira Provinsi Jambi ini menjelaskan kedepan beberapa kegiatan akan terus dimaksimalkan ketika memasuki tahapan kampanye. Kegiatan ini nantinya menyesuaikan dengan aturan kampanye yang telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

“Kedepan kegiatan ini akan kita maksimalkan, tentunya dengan tetap melihat aturan kampanye seperti yang telah diatur. Intinya kita sudah sangat siap,” sebutnya.

Tidak hanya dirinya secara personal, tim pemenangan dan relawan juga telah siap menghadapi kampanye yang dimulai pertengahan bulan ini. “Tidak ada masalah, mesin pemenangan baik dari tim politik maupun relawan sudah begerak. Tentunya kita sangat optimis sekali,” ungkapnya.

Tidak jauh berbeda, Alfarizy juga sudah tancap gas untuk melakukan sosialisasi usai mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sejumlah wilayah dikunjungi untuk menyerap aspirasi warga yang dinilainya masih memerlukan perubahan.

“Tidak hanya turun menyerap aspirasi, kita juga diundang warga. Banyak yang mereka sampaikan agar Kota Jambi jauh lebih maju,” katanya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebutkan jika beberapa keluhan warga telah dihimpun pihaknya. Semua itu akan dituangkan dalam visi dan misi yang nantinya menjadi pondasi untuk memabngun Kota Jambi.  “Aspirasi warga ini akan kita masukkan dalam visi dan misi. Semua itu tentunya akan kita perjuangan,” ucapnya.

Disamping menemui warga, putra mantan Rektor Universita Jambi (Unja) Kemas Arsyad Somad ini juga telah mempersiapkan tim pemenangan dan relawan. Mereka akan dilantik dan segera turun untuk menyakinkan masyarakat.  “Tim dan relawan sudah banyak yang terbentuk. Insyaallah mereka akan kita lantik dalam waktu dekat ini,” sebutnya.

Sementara itu, pengamat politik Doni Yusra Pebrianto mengatakan elaktabilitas paslon sangat menentukan dalam proses Pilkada. Semua itu tentu termasuk sejauh mana elaktabilitas dan kemampuan wakil untuk meraup dukungan.

“Elaktabilitas paslon juga dipengaruhi oleh wakil. Posisinya sangat menentukan untuk meraup dukungan,” katanya.

Doni menilai elaktabilitas ini bisa naik, turun, atau justru statis karena pengaruh wakil. Maka idelanya, calon wakil harus memberikan konstribusi besar dalam pemenangan kandidat.

“Biasanya pasca menentukan wakil elaktabilitas bisa naik, turun, atau justru statis. Maka kalau tidak bisa maksimal bisa terjun bebas,” ucapnya.

Bagiaman dengan Maulana dan Alfarizy? Doni menilai dua-duanya punya kekuatan dengan segmen masing-masing. Maulana diuntungkan karena telah mengabdi di masyarakat puluh tahun.

“Dengan itu sudah barang tentu maulana sangatlah familiar di mata masyarakat. Apalagi Maulana berpasangan dengan fasha yang telah memiliki elaktabilitas yang cukup tinggi,” teranganya.

Sedangkan Alfarizy juga tidak bisa diremehkan. Pengalaman politik, sebagai orang yang pernah duduk di lembaga legislative bisa menjadi basis.  “Belum lagi, Alfarizy memiliki keluarga besar. Ini tentu menjadi modal awal yang baik,” sebutnya.

Tapi Alfarizy tetap harus waspada, karena dirinya berhadapa dengan nama besar Sy Fasha yang merupakan Walikota Jambi. Mantan Ketua HIPMI Provinsi Jambi ini harus mampu mendongkrak popularitas dan menyakinkan masyarakat.

“Izi bisa dibilang agak terlambat bersosialisasi. Ini menjadi tantangan yang harus ditaklukkan. Karena perlu diingat modal figur ditambah usia muda bisa dikedepankan,” pungkasnya.

(aiz)