Selamat Datang Jendral ! Pengamanan Pilkada Tantangan Utama

Jumat, 12 Januari 2018 - 11:22:38 - Dibaca: 678 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

Harus Rangkul Seluruh Lapisan Masyarakat

JAMBI – Brigjen Pol Muchlis AS, resmi menjabat sebagai Kapolda Jambi. Dia menggantikan Brigjen Pol Priyo Widyanto yang dipromosikan sebagai Kapolda Kalimantan Timur. Serah Terima Jabatan dilakukan di Mabes Polri, kemarin (11/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Dipimpin Kapolro Jendral Tito Karnavian.

Hari ini (12/1), Kapolda baru yang merupakan Putra Jambi ini tiba di Jambi. Sesuai jadwal, Jendral bintang satu yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Irwasda dan Wakapolda Jambi ini akan mendarat sekitar pukul 07.30 WIB.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi, saat dikonfirmasi harian ini, kemarin menyebutkan, penyambutan akan dilakukan langsung Brigjen Pol Priyo Widyanto. Nantinya juga dilakukan sesuai dengan tradisi Polda Jambi.

"Penyambutan dilakukan seperti penyambutan Kapolda baru yang lainnya. Jadi, besok pagi (hari ini,red) penyambutannya,” ujar AKBP Kuswahyudi Tresnadi.

          Meskipun terbilang orang lama di Jambi, Kapolda tahun 2018 ini memiliki beberapa tugas. Salah satunya terkait dengan pengamanan Pilkada serentak 2018 yang digelar di Kabupaten Kerinci, Merangin dan Kota Jambi.

“Tahun ini tahun politik, bagaimana membuat susana dalam pemilihat berlangsung kondusif,” ujar pengamat Prof Dr Bahder Johan, saat dihubungi harian ini via ponselnya tadi (11/1) malam.

Menurutnya, Polri memang sudah mengantisipasi terjadinya keributan dan kecurangan saat penyelenggaraan Pilkada. Dimana, sudah dibentuk Satgas Politik Uang.

“Jadi itu menjadi PR utama. Ini sudah instruksi Kapolri, jadi memang harus jadi perhatian,” jelasnya.

“Bagi masyarakat juga harus melihat kesadaran hukum yang tinggi,” timpalnya.

Selain itu, kata dia, Kapolda juga harus berkoordinasi dengan tokoh yang berpengaruh. Agar tidak ada bentrok dan konflik sehingga demokrasi bisa jalan.

“Mau tidak mau Kapolda harus merangkul seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Tugas yang menjadi perhatian lainnya yakni terkait dengan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), narkoba dan penyelundupan barang ilegal.

“Kita berharap PR semua diselesaikan dan mendapat dukungan dari masyartakat, lingkungan mereka bekerja secara konsisten,” sebut dosen Universitas Jambi, ini.

Dalam penegakan hukum, harus betul-betul diperhatikan. Jika masih terjadi penyelundupan dan hal sebagainya, maka ada pengasawan yang kurang. Perlu koordinasi yang bagus dengan stakeholder terkait.

(pds)