Jalan di Jangga Baru Rusak, 4 Tahun Belum Tersentuh Perbaikan

Rabu, 27 Desember 2017 - 14:50:43 - Dibaca: 505 kali

Google Plus Stumbleupon


JALAN: Kondisi jalan penghubung warga Desa Jangga Baru, Kecamatan Batin XXIV.

 
JALAN: Kondisi jalan penghubung warga Desa Jangga Baru, Kecamatan Batin XXIV.   / Jambi Ekspres Online

 

BATANGHARI - Kondisi jalan penghubung warga Desa Jangga Baru, Kecamatan Batin XXIV, mulai dikeluhkan. Masalahnya, jalan yang berada ditengah hutan Lindung Senami, kondisinya kian memprihatin. 

Parahnya kondisi jalan, membuat bagian aspal tidak terlihat lagi. Bahkah, lobang-lobang sudah mengangah disepanjang jalan. Informasinya,  jalan sudah empat tahun tidak pernah tersentuh perbaikan. "Dari Tahun 2013, jalan ini belum ada tanda-tanda kalau akan diperbaiki. Padahal,  jalan Kita ini semakin hari semakin parah saja kondisnya," keluh Pakde, salah satu warga sekitar.

Pakde sendiri menyebutkan, jalan sangat penting untuk akses masyarakat setempat.

Masalahnya, jalan merupakan akses utama bagi masyarakat menuju Ibu Kota Kabupaten Batanghari. "Ini merupakan akses jalan terdekat menuju Muarabulian. Memang ada jalan lain, tapi sangat jauh harus mutar dulu ke Durian Luncuk. Kalau melintas jalan ini kita tidak perlu mutar lagi,"tambahnya. 

Sejauh ini,  ia hanya berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten. Pembangunan jalan bisa dapat dianggarkan di Tahun 2018. "Kita cuma minta perbaikan, kalau bisa di tahun depan jalan sudah diperbaiki," ujarnya. 

Terpisah,  Camat Bathin XXIV, Erwin, menyebutkan jalan yang juga merupakan jalan penghubung tiga desa sudah beberapa kali diajukan untuk dilakukan perbaikan ke pemerintah daerah.

 "Setiap musrembang sudah kita ajukan, baik musrembang tingkat desa maupun musrembang tingkat Kecamatan. Bahkan untuk musrembang tahun ini, kita kembali mengajukan perbaikan jalan tersebut,"ungkapnya.

Dikatakannya, pada tahun sebelumnya sudah pernah direncanakan perbaikan jalan tersebut. Namun sayangnya,  Pemerintah Kabupaten lebih memprioritaskan wilayah atau daerah yang menjadi prioritas. 

"Dengan keadaan kondisi jalan seperti ini, tentunya menggangu mobilitas.Terutama bagi warga yang menggunakan roda empat akan terasa lebih susah. Hanya mobil tertentu saja yang dapat melewati jalan tersebut,"ungkapnya. 

Selain mengharapkan perbaikan dari pemerintah,Erwin mengatakan,juga melakukan koordinasi dengan beberapa Perusahaan yang berada disana untuk dapat membantu dalam perbaikan jalan tersebut. 

"Iya disini kita juga melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan untuk memperbaiki jalan tersebut. Dikarenakan mereka juga membutuhkan akses jalan tersebut untuk mobilisasi,"imbuhnya.

Untuk itu, dia mengharapkan di Tahun 2018 mendatang, Pemerintah Kabupaten Batanghari dapat segera merealisasikan perbaikan jalan penghubung tiga desa tersebut. 

"Untuk itu,saya mengharapkan ditahun 2018 dapat segera merealisasikan perbaikan jalan penghubung tiga desa tersebut.Dikarenakan jalan tersebut merupaka jalan milik Pemkab,"pungkasnya.

(rza)