Belum Layak Operasi

Jumat, 05 Oktober 2012 - 10:43:47 - Dibaca: 1885 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

IPA Tanjung Sari

Tak Kunjung Rampung

JAMBI- Pengerjaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanjung Sari yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2011 lalu, hingga saat ini tak kunjung rampung.

Akibatnya, nasib masyarakat, khususnya warga Kecamatan Jambi Timur dan Jambi Selatan yang belum teraliri air bersih dari PDAM, kian tak jelas

Direktur Tekhnik PDAM Tirta Mayang Kota Jambi,  Fathul Hadi, membenarkan, IPA itu belum layak operasi.

‘’Kami uji coba dulu. Memang secara tekhnis, IPA ini belum layak kami terima,” jelasnya saat disidak oleh Komisi B DPRD Kota Jambi bersama Wakil Walikota Jambi M Sum Indra.

Menurut Fathul, sebelumnya, ada 28 titik yang mengalami kebocoran, termasuk pipa di IPA itu. “Yang bocor itu ada 28 titik sebelumnya. Namun sekarang sudah berkurang, tinggal 6 atau 7 titik lagi,” ungkapnya.

Secara tekhnis, dirinya kembali menegaskan, kondisi IPA Tnajung Sari saat ini belum bisa diterima. “Karena membebankan biaya pemeliharaan. Namun karena proyek pemerintah dan bantuan, mau tidak mau kita terima juga. Kalau dalam keadaan tidak baik kita terima, tentu akan ada pengeluaran lebih dari PDAM yang akan bisa terjadi, itu jelas,” tegasnya.

“Kalau diserahkan dalam keadaan masih bocor, tentunya masih ada akan membebankan PDAM. Ini dibangun akhir 2011,” sambungnya.

Lalu, apakah November mendatang, air sudah bisa dialiri ke rumah pelanggan? Dirkatakannya, untuk pelanggan lama kemungkinan akan bisa dilakukan.

“Untuk yang baru, instalasinya belum ada. Kalau reservoar kondisinya sudah baik. Sudah diujikan dengan air ketinggian 2 meter, ternyata tak ada penyusutan. Penyusutan 5 cm, kami anggap itu bukan penyusutan, namun hanya peresapan di dinding-dinding itu saja,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Jambi, M Sum Indra, mengatakan, bangunan IPA itu sudah lumayan baik.

“Kita lihat IPA dan penyimpan air sudah selesai. Penyimpan air ini bantuan kota dan IPA dari Provinsi. Kita yang punya kota kapasitasnya 5000 kubik. Kalau IPA, kalau tidak salah saya 100 liter per detik,” jelasnya.

“Pengembangan ke depan, IPA akan dibangun dua lagi. Kalau sudah selesai, maka bisa mendistribusikan10.000 pasangan atau pelangan. 5.000 pasangan lama yang diperbaiki, jadi pelanggan lama ini kita beri suplay bagus. Dan 5.000 lagi untuk yang pelanggan baru,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Jambi, Junedi Singarimbun menegaskan, kepada PDAM, jangan mau menerima pekerjaan yang belum selesai. “Kalau belum selesai, jangan diterima. Itu proyek, kontraktor harus menyelesaikannya. Jangan mau dirugikan. Itu kan masih ada rembesan, kalau tidak layak jangan diterima,” tandasnya.

(wsn)