Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

Sweeping Lokalisasi, FPI dan Warga Bentrok
Jumat, 19/07/2013 - 10:10:57 WIB | Kategori: Hukum - Dibaca: 1519 kali

 KENDAL -  Warga Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, terlibat bentrokan dengan sekitar 30 anggota Front Pembela Islam (FPI) di Alun-Alun Sukorejo kemarin (18/7). Dalam peristiwa tersebut, empat mobil yang diparkir di lokasi kejadian rusak. Bahkan, Toyota Avanza yang ditumpangi rombongan anggota FPI dibakar massa.

 Mobil tersebut ditinggal anggota FPI yang berusaha bersembunyi di Masjid Kauman setelah dikejar ribuan warga. Hingga kemarin petang, puluhan anggota FPI itu masih diamankan polisi dan belum bisa dievakuasi.

 Peristiwa tersebut berawal pada Rabu malam (17/7). Saat itu, sejumlah anggota FPI asal Temanggung akan men-sweeping sebuah lokalisasi di Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal. Kebetulan, Patean berbatasan dengan Sukorejo. Wilayah tersebut juga tidak jauh dari dari Temanggung.

 Kedatangan anggota FPI itu dihadang warga setempat. Sempat terjadi bentrokan antardua kelompok tersebut. Dua anggota FPI yang tercecer diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Sukorejo.

 Insiden itu berbuntut. Kamis pagi, sekitar 30 anggota FPI asal Temanggung dan Jogjakarta kembali nglurug ke Sukorejo. Mereka bermaksud membebaskan dua temannya. Namun, upaya tersebut gagal. Rombongan FPI lantas pulang.

 Dalam perjalanan pulang, Toyota Avanza berpelat AB 1705 SA yang ditumpangi lima anggota FPI menabrak pengendara sepeda motor di depan SPBU Sukorejo. Mobil itu tidak berhenti dan malah kabur ke arah Temanggung. Akibatnya, sepeda motor Supra berpelat H 6088 ND yang dikendarai Suyatmi, warga Patean, dan Trimunarti, warga Pageruyung, itu terseret hingga sekitar 1 kilometer.

 Warga pun mengejar rombongan FPI. Setelah berhasil mengejar, warga langsung merusak dan membakar Avanza tersebut. Lima anggota FPI yang menumpang mobil berhasil kabur.

 Sebelumnya, seorang anggota Polair Polres Kendal juga ditabrak saat berusaha menghentikan Avanza tersebut. Hal itu dibenarkan Joko Wiyono, 41, warga setempat.

 Setelah bentrokan di depan SPBU tersebut, anggota FPI lainnya diamankan petugas di Masjid Kauman. Ratusan warga juga mendatangi masjid dan mengepungnya. Untungnya, sejumlah anggota polisi datang dan mengamankan lokasi, sehingga tidak terjadi bentrokan susulan.

 Kapolres Kendal AKBP Asep Jenal Ahmadi dan Wakapolres Kendal Kompol Mulyawati Syam beserta jajarannya terlihat ikut mengamankan lokasi. Ratusan anggota Dalmas dan Brimob Polda Jateng dikerahkan ke lokasi.

 Sekitar pukul 18.00, warga berangsur-angsur meninggalkan lokasi. Sejam kemudian, evakuasi baru bisa dilakukan. Sekitar 30 anggota FPI itu lantas dibawa ke Mapolda Jateng. Dua warga korban tabrakan dilarikan ke RSU Temanggung. Seorang anggota FPI yang terluka dilarikan ke RS Tugu, Semarang. Sementara itu, seorang anggota Polair Polres Kendal yang terluka karena ditabrak Avanza dilarikan ke RSUD Kendal.

(yud/jpnn/c5/agm)







BERITA TERKAIT :



0 Komentar :






  Terkini  
  Terpopuler  
  Komentar  




INDEKS BERITA

/ /