Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

Persebaya DU v Perseba Super
Kamis, 02/05/2013 - 10:50:15 WIB | Kategori: Olahraga - Dibaca: 1183 kali

USTON NAWAWI. (NET)

Jalan Menuju Puncak

SURABAYA - Ambisi Persebaya Surabaya yang berlaga di Divisi Utama PT Liga Indonesia (LI) merebut satu tempat ke Indonesia Super League (ISL) masih berlanjut. Mereka akan melakoni laga kelimanya sore ini. Persebaya tak akan menyia-nyiakan izin pihak keamanan untuk menggelar laga tanpa penonton di Gelora Bung Tomo, Surabaya, sore ini.

Absen dari pertandingan selama satu bulan lebih dikhawatirkan Persebaya. Apalagi, mereka harus menghadapi pimpinan klasemen sementara Divisi Utama Grup 3, Perseba Super Bangkalan. Selain itu, Uston Nawawi dkk juga tampil tanpa dukungan penonton.

Duel melawan Perseba sore ini (siaran langsung tvOne, pukul 15:00 WIB) bisa dikatakan laga berat. Atmosfer dan sentuhan pertandingan Persebaya dikhawatirkan hilang setelah terakhir kali bertanding di Perseta Tulungagung pada 20 Februari. Namun, Persebaya DU wajib merebut tiga angka demi memantapkan langkah menuju pimpinan klasemen sementara.

Saat ini Persebaya masih tertahan di posisi keempat dengan sepuluh poin hasil dari tiga kali menang dan sekali seri. Sementara Perseba Super yang sudah main enam kali memiliki 12 poin di puncak klasemen. Hanya kemenangan yang akan mengembalikan Persebaya ke posisi teratas.

"Sudah lama pemain kami tidak merasakan atmosfer pertandingan. Semoga di saat meladeni Perseba nanti, anak-anak tidak kehilangan sentuhan dan bisa bermain secara maksimal," kata pelatih Persebaya DU Tony Ho.

Dia meminta anak asuhnya tetap memperagakan gaya yang terus diasah selama absen dari pertandingan. Selain itu, Uston Nawawi dkk harus terus fokus dan menjaga konsentrasi sepanjang 90 menit. Sebab, efek lama absen dari pertandingan bisa membuat fokus dan konsentrasi lemah.

"Pemain harus bisa menjaga konsentrasi dan tetap fokus di lapangan. Karena banyak tim yang kalah akibat lemahnya dua hal ini. Dan juga, karena kami lama absen dari pertandingan. Di sepanjang pertandingan, komunikasi ini harus terjalin," ucap pelatih yang menggantikan mendiang Miroslav Janu itu.

Pada laga nanti, Tony tidak bisa menurunkan salah satu penyerangnya, Arie Prihatna, lantaran akumulasi kartu. Kendati demikian, tim yang bermarkas di Dukuh Menanggal itu masih memiliki Basuki, Febri Setiadi Hamzah, atau Fani Setyo Jatmiko untuk mendampingi Jean Paul Boumsong. Selain itu, bek berpengalaman Suroso belum dipastikan dapat bermain meski telah pulih dari cedera betis.

Sementara itu, Laskar Suramadu " julukan Perseba Super " tentu tak mau kehilangan posisi puncak. Bahkan, Ferry Aman Saragih dkk bakal fokus menahan gempuran Persebaya DU yang telah menceploskan 11 gol.

 "Menjegal mereka di kandang sendiri adalah hal yang berat. Dan kami punya target jangan sampai kalah. Kami ingin mencuri poin. Siapa pun yang masuk ke daerah pertahanan kami, harus dikawal. Jangan sampai ada ruang tembak untuk pemain lawan," kata pelatih Perseba Nus Yadera.

Sayang, Perseba kemungkinan tidak turun dengan kekuatan terbaiknya. Beberapa pilar mereka masih terkendala dengan kondisi fisik. Victor da Silva mengalami cedera tertarik otot, sedangkan Danilo Fernando kondisinya masih meragukan setelah sakit.

(ady/ttg)







BERITA TERKAIT :



0 Komentar :






  Terkini  
  Terpopuler  
  Komentar  




INDEKS BERITA

/ /