Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

Diverifikasi, Bacaleg Bermasalah
Senin, 29/04/2013 - 09:40:13 WIB | Kategori: Politik - Dibaca: 964 kali

Ditemukan Dibawah Umur dan Kuota Perempuan Tak Terpenuhi

JAMBI – Meski belum tuntas diverifikasi, ternyata hasil sementara seleksi administrasi para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) banyak masalah. Mulai dari umur yang kurang, hingga kuota perempuan yang tak terpenuhi. Sehingga diprediksikan, akan banyak Bacaleg yang gagal jadi Caleg.

Untuk Bacaleg Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh misalnya. Disana ditemukan, Bacaleg yang masih dibawah umur.

"Dua orang itu tidak memenuhi syarat dan kita coret," ucap Ketua KPU Kabupaten Kerinci Mulfi.

Ditambahkan anggota KPUD Kabupaten Kerinci, Sulaiman, juga ditemukan adanya empat anggota DPRD itu diantaranya adalah Heri Purwanto, Zubir Dahlan dan H Said yang belum melampirkan surat pengunduran diri. Padahal, mereka nyaleg pindah partai.

‘’Selain anggota dewan, ada juga anggota PPK dan anggota PPS yang mencalonkan diri sebagai bacaleg.  Mereka juga belum melampirkan surat pengunduran diri," ungkapnya.

Meski demikian, kata Ketua KPUD Kerinci, belum ditemukan adanya Bacaleg yang double partai.  Dan jika ditemukan, katanya, KPU mengembalikan berkas Bacaleg dan Bacaleg tersebut harus memilih satu partai.

"Kita kembalikan berkasnya dan silahkan memilih salah satu partai," ujarnya. 
Dirinya juga menuturkan, ada juga anggota KPU Muaro Jambi yang menjadi bacaleg dan tidak melampirkan surat pengunduran diri dari KPU Muaro Jambi. "Lupa saya namanya, dia orang Kerinci, tapi anggota KPU Muaro Jambi," ujarnya.
Kemudian beberapa Kepala Desa ada juga yang belum melengkapi surat pengunduran diri. "Sekitar 5 orang Kades, seperti Kades Koto Iman, Kades Sungai Abu," ungkapnya.
Sementara itu kata Mulfi rata-rata pendidikan bacaleg yang mendaftar ke KPU SMA. "Banyak yang SMA," sebutnya. 
Sedangkan untuk keterwakilan perempuan 12 partai yang mendaftar di KPU Kerinci memenuhi semua. "Keterwakilan perempuan memenuhi semua," tandasnya.
Terpisah, Sekretaris KPU Kota Sungaipenuh Heri Gofron mengatakan, sampai saat ini verifikasi administrasi bacaleg Kota Sungaipenuh masih dilakukan. 
Menurutnya dari 11 partai yang mendaftar hanya PKPI tidak cukup keterwakilan perempuan dan tidak cukup kuota Bacaleg. "Ada satu dapil cuma dua orang bacalegnya," katanya.
Terkait hal ini KPU masih memberikan kesempatan kepada PKPI untuk melengkapi keterwakilan perempuan dan quota Bacaleg-nya."Masih bisa diperbaiki," ucapnya.
Sementara itu rata-rata pendidikan bacaleg Kota Sungaipenuh adalah S1."Kebanyakan S1," pungkasnya.
Dari Merangin sendiri dilaporkan, dua  partai masih kekurangan kuota. Dua partai tersebut ialah PKPI dan PKB. Kekurangan kuota dua partai tersebut terdapat di Dapil III pamenang,  bacaleg PKPI hanya mendaftarkan tiga bacalegnya yang seharusnya untuk dapil III jumlah kuota 7 bacaleg. Sedangkan PKB juga mengalami hal yang sama, dari 7 kuota yang seharusnya, PKB hanya mendaftarkan 6 bacalegnya untuk dapil III.  Hal tersebut disampaikan anggota KPUD Merangin, Riskandi kemarin, Minggu (28/4). "Cuma dua partai yang kuotanya dan itu terdapat di dapil III yaitu PKPI yang seharusnya 7 bacaleg, hanya mendaftarkan 3, sedangkan PKB hanya mendaftarakan 6 bacalegnya" ujar Riskandi.
Sedangkan terkait keterwakilan perempuan, menurut Roskandi semuia partai sudah terpenuhi. "Untuk keterwakilan perempuan, semuanya telah terpenuhi" kata riskandi.
Untuk pendidikan para bacaleg yang mendaftarkan diri untuk ikut Pileg 2014 mendatang, menurut Riskandi mayoritas berstatus sarjana (S1). Namun menurutnya ada juga bacaleg yang tamatan SMA sederajat bahkan ada juga yang menggunakan ijazah Paket C.
"Kebanyakan S1, namun ada juga yang SMA sederajat bahkan Menggunakan Paket C" Ujar Riskandi.
Dari Bungo dilaporkan,  pihak KPUD di sana baru  melakukan verifikasi hari ini.

Untuk keterwakilan perempuan, dikatakan, anggota KPUD Bungo, Dailami, saat ini sudah terpenuhi. Tapi, pihaknya terlebih dahulu akan melihat banannya terlebih dahulu. Apabila syaratnya tidak terpenuhi, dikatakan Dailami, KPU akan meminta partai  melengkapi bahnya. Apabila juga tidak, maka, bacaleg harus ada pengganti.

            “kalau juga tidak mencukupi 30 persen keterwakilan perempuan, maka, calon pada dapil yang sama batal,” pungkasnya. 

Dari kabupaten Muarojambi dilaporkan bahwa hingga akhir pendaftaran DCS ke KPUD Muarojambi sejauh ini setelah dilakukan verifikasi tidak ditemukan adanya caleg yang memiliki 2 partai saat mendaftarkan diri, namun ada partai yang masih kekurangan kuota caleg.
"Kalau caleg yang double partai tidak kami temukan, hanya PKPI yang tidak memenuhi kuota, itupun mereka telah berjanji untuk memenuhi caleg saat masa perbaikan akan datang,"ujar Ketua KPUD Muarojambi Sudirman Spd
KPUD juga menemukan ada 1 orang caleg yang diperkirakan tidak akan lolos sebab masih dibawah umur sehingga akan dilakukan pencoretan. "Ada 1 orang caleg yang belum cukup umur kemungkinan akan kami coret sebab jika dilihat ada kesalah pahaman, ia menghitung umur saat hari pencoblosan nanti padahan usia tersebut terhitung saat penetapan DCT nanti,"tukas Sudirman.
Sementara itu untuk kuota perempuan Sudirman mengatakan tidak masalah seluruh partai telah memenuhi malah terhitung berlebih jumlah calegnya.

(era/bjg/Dik/fth)







BERITA TERKAIT :



0 Komentar :






  Terkini  
  Terpopuler  
  Komentar  




INDEKS BERITA

/ /