Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

Jamsinas Siap Digelar
Kamis, 25/04/2013 - 11:25:09 WIB | Kategori: Kota Jambi - Dibaca: 791 kali

Lima RS Juga Disiagakan

JAMBI- Pelaksanaan Jambore Siaran Nasional (Jamsinas) di Provinsi Jambi siap digelar. Sejauh ini, berbagai persiapan sudah dilakukan oleh panitia kegiatan. Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, kemarin melakukan peninjauan ke beberapa lokasi yang akan menjadi tempat digelarnya rangkaian jamsinas dan dikunjungi 4 menteri yang akan datang ke Jambi.

                 “Inti kegiatannya akan dilakukan nduknya di lapangan kantor Gubernur. Tadi kita meninjau persiapan kunjungan menteri Koperasi di RSUD Raden Mattaher sudah juga. Lalu, SDN 9 ini akan ditinjau Menko Kesra. Persiapan jelang Jamsinas ini sudah disiapkan dengan baik. Persiapan sudah hampir final, 95 persen siap. Sehingga acara Jamsinas dan kegiatan yang mengiringi kegiatan itu sudah berjalan sesuai persiapan yang dilakukan,” kata Gubernur kepada sejumlah wartawan di SD 9 kemarin.

Ditegaskannya, dalam rangkaian kegiatan jamsinas ini, ada 4 menteri yang hadir nantinya. “Dalam beberapa hari ini, beberapa menteri hadir. Besok (hari ini, red) Menko Kesra dan Menpora dan besoknya lagi ada Menteri Koperasi. Lalu ada menteri Pertanian yang hadir di hari terakhir beberapa hari ini berurutan dalam acara ini. Disamping itu ada juga dirjen dan sekjen yang juga hadir,” ungkapnya.

Sementara itu, panitia atau tim kesehatan Jamsinas III tahun 2013 menyiagakan lima rumah sakit (RS) yang ada di Kota Jambi dan beberapa Puskesmas yang ada di Kabupaten Muarojambi, di sekitar lokasi Bumi Perkemahan Sungaigelam. 

Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher yang juga penanggungjawab bidang kesehatan, dr Djarizal menyatakan, saat ini lima RS tersebut bersama dengan Puskesmas Sungaigelam disiagakan. Mereka sudah siap membantu para peserta Jamsinas yang mengalami gangguan kesehatan.

'Mulai dari RSUD Raden Mattaher Jambi, RSUD Abdul Manap, RS Siloam, RS St Theresia, RS Bratanata dan RS Bhayangkara. Semuanya sudah menyiagakan petugas kesehatannya,' katanya.

Menurutnya, khusus untuk di lokasi Jamsinas yang ada di Buper Sungaigelam, tim kesehatan juga menempatkan posko kesehatan dan dokter jaga. 'Kita sudah siagakan tenaga medis di lokasi Buper Sungaigelam. Dikoordinasikan oleh tim di Puskesmas Sungaigelam, yakni dr Ilham di nomor kontak 081366798879,' tuturnya. 

Sedangkan untuk di RS lainnya bagi peserta yang membutuhkan juga bisa menghubungi dirinya di nomor 0811742642. Kemudian untuk RS Siloam dengan Feri di nomor handpone 08158733163, di RS St Therisa dengan dr Peri di (0741) 23119 dan RS Bratanata dengan Adi di 085266010567. 'Semuanya terlibat aktif selama empat hari penyelenggaraan Jamsinas,' ujarnya.

Disinggung soal pembiayaannya bagi peserta Jamsinas yang sakit, dia menyatakan gratis dan akan ditalangi RS untuk sementara. 'Nanti RS akan koordinasi dengan panitia kesehatan untuk pembiayaannya,' sebutnya. 

Sedangkan di lokasi acara puncak yang digelar di lapangan Kantor Gubernur Jambi, nantinya juga akan disiagakan dua unit mobil ambulance beserta tenaga medisnya. 'Sehingga peserta bisa mendatangi ambulance itu jika mengalami gangguan kesehatan. Itu ambulance dari RSUD Raden Mattaher, dan RSUD Abdul Manap,' pungkasnya.

Sempat Kesal

Sementara itu, Gubernu Jambi HBA sempat kesal saat meninjau kondisi SDN 9 Kota Jambi yang nantinya akan dikunjungi Menkokesra.  HBA kesal saat melihat kondisi kantin sekolah.

“Coba survey dulu sebelum memilih lokasi. Jangan sembarangan menetapkan lokasi. Kurang layak dijadikan lokasi untuk tempat seperti ini. Tak ada pembuangan air yang layak,” keluhnya di hadapan pihak SD 9 dan juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi.

Dirinya langsung meminta agar pihak BPOM yang menentukan lokasi untuk mengkalrifikasi. Armeni Rumita, pihak BPOM Jambi yang ada saat itu menjelaskan, saat menentukan lokasi, pihaknya diberikan 2 sekolah pilihan, yakni SD 47 dan SD 9 etrsebut.

“Kita ingin menampilkan potret jajanan sekolah kita. Kita memperlihatkan bentuk jajanan sekolah di Jambi. Kita sudah melakukan pengujian makanan. Kita mau membukti bahwa jajanan kita ini terkontaminasi zat kimia atau tidak. Kita mau pilih SD yang biasa, sebab, kalau di SD 47 kita nilai sudah biasa,” katanya memberikan penjelasan kepada Gubernur.

Saat itu, Gubernur hanya diam dan mengatakan, jika memang sudah dipikirkan lokasi secara matang dirinya hanya akan mengikuti saja. “Ya terserah kalian,” ungkapnya.

(wsn)







BERITA TERKAIT :



0 Komentar :






  Terkini  
  Terpopuler  
  Komentar  




INDEKS BERITA

/ /