Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

Pelaku Penggelapan Mobil-Mobil Rental Dibekuk
Sabtu, 02/02/2013 - 10:33:59 WIB | Kategori: Hukum - Dibaca: 996 kali

DITANGKAP : Pelaku penggelapan mobil rental berhasil ditangkap pihak kepolisian. (M RIDWAN/JE)

Tiga Mobil Diamankan

JAMBI – Pelaku penggegalapan mobil dengan modus rental, M Ikhsan alias Ikhsan Bin Amir warga Jl Batam Rt 09 Kel Lebak Bandung Kecamatan Jelutung Kota Jambi akhirnya dibekuk polisi.

 

Tiga buah mobil berhasil diamankan pihak kepolisian. Yakni jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi BH 1035 LH milik korban Ade Chandra, Daihatsu Xenia BH 1893 AQ milik korban Yopi Susanto dan Ertiga yang masih bernomor polisi putih BH 5895 YY.

 

Kepada wartawan Ikhsan mengaku bahwa dirinya tidak berniat melakukan penggelapan. Ia hanya rental mobil untuk bisnis dan dibayar perbulan. Namun karena bisnisnya macet, ia tidak bisa membayar biaya rental.

 

“Saya rental mobil Avanza sejak bulan 2 hingga bulan 11, perbulan Rp 5 juta, awalnya saya bayar lancar, dan baru dua bulan terakhir saya tidak bayar. Mobilnya saya kembalikan,”ungkap Ikhsan.

 

Lalu, bagaimana dengan mobil lainnya ? “Yang Xenia saya bayar rentalnya, cuma yang Avanza yang belum,”ungkapnya.

 

Lalu, bagaimana dengan mobil Ertiga ? menurut Ikhsan, mobil tersebut milik orang tuanya. Meski saat ditangkap polisi, Ikhsan tidak memiliki surat-surat mobil tersebut. “Itu punya bapak aku,”ungkap Ikhsan.

 

Kemanakah mobil-mobil itu dibawa, menurut Ikhsan, ia membawa mobil – mobil rentalnya untuk bekerja di Kabupaten Sarolangun. Namun ia tidak menjawab secara pasti, pekerjaan apa yang dilakukannya di Sarolangun.

 

 

Kanit Reskrim Polsekta Jelutung, AIPDA Edison AM, mengatakan, penangkapan terduga penggelapan, sebagai tindak lanjut  laporan korban pada bulan september 2012 yang lalu tentang penggelapan.

“Petugas kita berhasil mengamankan pelaku dengan barang bukti tiga buah mobil,  namun masih ada satu mobil lagi yang belum ditemukan, yakni jenis Grand Livina,”ungkapnya.

Diduga, tersangka merental mobil milik korban dan kemudian menggunakannya sebagai travel. Awalnya tersangka membayar, namun setelah beberapa bulan, mobil digadaikan ke pihak lainnya.

Pelaku yang ditangkap di dekat loket travel Laura Peramta akan diancam dengan pasal 372 KUH Pidana. “Dengan Ancaman 4-5 tahun kurungan Penjara,”pungkas Edison.

(wne)







BERITA TERKAIT :



0 Komentar :






  Terkini  
  Terpopuler  
  Komentar  




INDEKS BERITA

/ /