Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

Ustadz Luthfi Akui Kenal Rani
Sabtu, 02/02/2013 - 10:01:19 WIB | Kategori: Politik - Dibaca: 726 kali

BEKAS  Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq mengaku kenal dengan Maharani alias Rani, perempuan muda yang ikut ditangkap KPK di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (29/1) lalu. Pengakuan Luthfi itu disampikannya saat dicecar wartawan di KPK, Jumat (1/2).

"Iya (kenal, red)," kata Luthfi usai salat Jumat di KPK, siang tadi. Namun ia tak menjelaskan lebih jauh soal perempuan muda yang disebut-sebut sebagai teman kencan Ahmad Fathana itu.

Luthfi hari ini diboyong dari Rutan Guntur, untuk menunaikan salat Jumat. Karenanya usai salat Jumat, anggota Komisi I DPR itu pun dibawa lagi ke Rutan Guntur.

Sedangkan Anwar, sopir taksi yang membawa Rani keluar dari KPK, mengungkapkan bahwa perempuan cantik itu sempat berkeluh kesah. "Saya bingung, Pak. Nama saya tercemar, keluarga saya. Ke mana ya saya?" kata Anwar menirukan perkataan Rani.

Anwar bahkan mengaku sempat ditanya Rani perihal kasus yang menyeretnya hingga terpaksa berurusan dengan KPK. Namun Anwar mengaku sama sekali tak tahu, karena kebetulan saat dirinya sedang melintas di Jalan HR Rasuna Said, Kamis (31/1) dini hari, tiba-tiba mendapat order membawa penumpang dari KPK yang ternyata Rani.

Menurut penuturan Anwar, Rani sempat menangis saat taksi baru sampai perempatan antara Jalan Gatot Subroto dengan Jalan HR Rasuna Said. Terlebih lagi sekeluarnya dari KPK, ada yang mengikuti taksi yang ditunggangi Rani.

Bahkan Anwar  mengaku sempat menegur Rani karena sebagai penumpang taksi tak menyebut tujuan yang pasti. Dari KPK, Anwar membawa taksinya melintas ke arah Mampang. Selanjutnya Rani minta berbelok ke arah Jalan Tendean, hingga akhirnya memutar lagi dan putar balik masuk tol dalam kota menuju kawasan Tomang.

Di dalam taksi, kata Anwar, Rani berusaha menelpon teman-temannya.  "Dia telpon ke sana kemari. Tapi nggak ada temannya yang mau angkat," kata Anwar. "Ke mana yah saya, banyak yang nggak angkat telpon saya," lanjut Anwar kembali menirukan keluhan Rani.

Hingga akhirnya salah seorang yang ditelpon Rani bersedia mengangkat telpon. Suara lawan bicara Rani meminta agar mahasiswi di sebuah universitas swasta di Jakarta itu segera meluncur ke Apartemen Mediterania di di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

"Akhirnya ada yang angkat telponnya, disuruh ke apartemen. Tower E," ucap Anwar.

Seperti diketahui, Rani ditangkap KPK di Hotel Le Meridien bersama Ahmad Fathana, Selasa (29/1) malam lalu. Ahmad menemui Rani setelah menerima uang suap dari bos PT Indoguna Utama, Juard Effendi dan Aria Abdi Effendi. Suap itu diduga untuk Luthfi Hasan Ishaaq terkait kebijakan impor daging sapi.

Dari informasi di KPK, Rani sempat diamankan beserta uang Rp 10 juta. Namun pemilik nama Maharani Suciono itu disebut mengembalikan uang yang diterimanya dari Ahmad.

Rani dilepas Kamis (31/1) dini hari, setelah dianggap tidak ada kaitannya dengan kasus suap impor daging sapi itu. Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, Rani hanya diperiksa sebagai saksi.

(ara/jpnn)







BERITA TERKAIT :



0 Komentar :






  Terkini  
  Terpopuler  
  Komentar  




INDEKS BERITA

/ /