Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

Bayi di Parit II Belum Tersentuh Imunisasi
Rabu, 09/01/2013 - 10:18:43 WIB | Kategori: Tanjab Timur - Dibaca: 634 kali

MUARASABAK - Beberapa ibu-ibu yang yang memiliki bayi di bawah setahun yang bermukim di Kampung Laut tepatnya di Parit II Kecamatan Kuala Jambi beberapa bulan terakhir belum tersentuh imunisasi dari Posyandu setempat. Padahal banyak sekali bayi-bayi yang berusia dua bulan, bahkan di atas dua bulan.

            ‘’Ibu-ibu yang punya anak di sini pada sibuk pada nanya kok sampai 5 Januari 2013 ini bahkan dari Oktober 2012 tidak ada namanya imunisasi,’’ aku Suti, ibu yang berasal dari Parit II yang memiliki bayi berusia dua bulan kemarin (8/1).

            Padahal untuk daerah lain, katanya, imunisasi kepada bayi telah diberikan sejak 21 Desember yang lalu. Namun di Parit II belum tersentuh imunisasi bagi bayi. ‘’Padahal kan daerah kami punya Posyandu Teratai yang terletak di RT 14,’’ katanya.

            Menyikapi permasalahan ini, Kadis Kesehatan Tanjab Timur, Samsiran Halim melalui Kabid P2PL, Jaipatul Aswar, mengatakan, pihaknya akan mengecek ke lapangan kenapa belum dilakukan imunisasi bayi di Parit II.

            ‘’Padahal setiap bulannya Posyandu yang berada di Tanjab Timur wajib mengadakan kegiatan imunisasi bagi bayi-bayi di Posyandu. Sebulan sekali kan memang wajib ada imiunisasi bagi Posyandu,’’ jelasnya.

            Beberapa jenis imunisasi yang diberikan Posyandu, katanya antara lain, imunisasi Habenol, BCG HB, Polio dan Campak. Yang diperuntukan bagi bayi yang berusia setahun ke bawah. ‘’Kalau yang di atas satu tahun tinggal melanjutkan imunisasi saja,’’ urainya.

            Dalam pemberian imunisasi kepada bayi, tambahnya, tidak dipungut biaya sepeserpun. Ibu-ibu yang memiliki bayi hanya datang dengan membawa buku catatan imunisasi dari Posyandu bersangkutan. ‘’Yang penting datang, berikan buku catatan kepada petugas Posyandu, bayi diimunisasi, selesai,’’ tandasnya.

(yos)

 







BERITA TERKAIT :



0 Komentar :






  Terkini  
  Terpopuler  
  Komentar  




INDEKS BERITA

/ /