Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

Tes CPNS Honorer K2 Serentak
Rabu, 12/09/2012 - 07:40:16 WIB | Kategori: Nasional - Dibaca: 3893 kali

ILLUSTRASI: Tes CPNS

NIP Honorer K1 Belum Ditetapkan

JAKARTA - Diklaim sukses mengadakan seleksi CPNS pada 8 September lalu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB) akan melakukan mekanisme serupa dalam tes CPNS dari honorer kategori dua (K2). Seleksi yang digadang-gadang pada April-Mei 2013 itu, akan dilaksanakan serentak dan diawasi oleh beberapa instansi serta LSM.

"Insya Allah April-Mei, honorer K2 dites. Tesnya berupa ujian kompetensi dasar dan ujian kompetensi bidang secara tertulis. Pelaksanaan tesnya dilakukan di hari yang sama. Jadi tidak ada jeda waktu yang panjang," kata Sekretaris Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPAN&RB) Tasdik Kinanto di Jakarta, Selasa (11/9).

Sama seperti pelamar umum, honorer K2 juga akan menerima sekitar 200 soal yang disusun oleh konsorsium perguruan tinggi negeri (PTN). Bobot pertanyaan di tiap-tiap instansi, disesuaikan dengan passing gratenya. Misalnya di daerah Jawa dan sekitarnya tingkat kesulitannya A dan B, Papua D, Sulawesi C, Sumatera A dan B, Kalimantan B.

"Jadi makin tinggi passing gratenya, soalnya juga makin sulit," ujarnya.

Master soal dalam bentuk disk atau CD ini kan diserahkan ke masing-masing pejabat pembina kepegawaian untuk digandakan. Kemudian setelah selesai ujian, soalnya langsung dimusnahkan dan lembaran kerja jawaban diserahkan ke BPPT untuk diperiksa serta diolah konsorsium PTN.

Ditanya apakah saat seleksi CPNS dari honorer K2 juga bersamaan dengan pelamar umum, Tasdik mengatakan, akan disendirikan. "Kalau honorer kan sekitar April-Mei, sedangkan pelamar umum sekitar Agustus-September," ucapnya.

Untuk diketahui jumlah awal honorer K2 yang masuk ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) adalah 652.458 orang. Jumlah tersebut berdasar data usulan tentang tenaga honorer dari 28 instansi pusat dan 487 instansi daerah. Namun setelah perekaman, jumlah tersebut berkurang menjadi sekitar 570 ribu.

Sementara itu, meski PP tentang pengangkatan honorer tertinggal menjadi CPNS sudah diterbitkan, namun Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum menetapkan satupun NIP dari pegawai baru. "Sampai saat ini Direktorat Perencanaan Kepegawaian dan Formasi BKN belum pernah menyiapkan satu formasi pun untuk tenaga honorer kategori satu (K1) maupun K2. Kalau ada penetapan NIP bagi tenaga honorer itu berarti diluar sistem,” tegas Kasubbag Publikasi BKN Petrus Sujendro, dalam keterangan persnya, Selasa (11/9).

Khusus K2, dia menegaskan BKN belum pernah mempublikasikan databasenya secara resmi karena masih dalam proses pembuatan. "Masih diproses datanya. Yang masuk ke BKN ada sekitar 600 ribuan. Tapi itu masih harus diverifikasi dan validasi lagi," ucapnya.

Dia menambahkan, jika ada pelanggaran terkait penyelenggaraan kepegawaian, hal tersebut dapat dilaporkan pada Deputi Bidang Pengendalian Kepegawaian (Dalpeg) BKN untuk ditindaklanjuti.

"Kalau proses pemberkasan NIP memang sementara jalan. Tapi bukan berarti sudah ditetapkan. Jadi kalau ada oknum pegawai BKN yang mengaku tahu tentang penerbitan NIP, jangan sungkan-sungkan melaporkan ke BKN," imbaunya.

Seperti diketahui, Presiden SBY telah menerbitkan PP Honorer Tertinggal bernomor 56 Tahun 2012 pada Mei lalu. Adapun pokok-pokok materi PP 56 itu, meliputi pengangkatan tenaga honorer K1 menjadi CPNS, yang dilakukan untuk mengisi formasi 2012 berdasarkan data hasil verifikasi serta validasi tim pusat (Kemenpan&RB, BKN, dan BPKP) yang telah diumumkan ke publik. Sedangkan honorer K2, pengangkatannya melewati seleksi kelengkapan administrasi, ujian tertulis kompetensi dasar, dan kompetensi bidang sesama tenaga honorer.

(esy/jpnn)







BERITA TERKAIT :



1 Komentar :






  Terkini  
  Terpopuler  
  Komentar  




INDEKS BERITA

/ /