Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

Dipertan Siapkan Benih Padi
Rabu, 28/11/2012 - 14:18:48 WIB | Kategori: Muarojambi - Dibaca: 801 kali

BANJIR DAN PUSO: Tujuh kecamatan di Muarojambi berpotensi terkena banjir dan Puso.(ELAND/JAMBIEKSPRES)

SENGETI – Pemkab Muarojambi melalui Dinas Pertanian dan Tanaman Holtikultura Muarojambi telah mempersiapkan stock benih untuk petani yang mengalami paceklik dalam kebutuhan benih seusai bencana banjir ataupun Puso yang kemungkinan akan melanda 7 daerah yang merupakan rawan banjir.

            Akhir tahun ini Dinas Pertanian dan Tanaman Holtikultura Muarojambi, memprediksi seluruh sawah hampir selesai panen. Ada beberapa daerah di Muarojambi seperti Desa Setiris, Kumpeh Ilir yang belum melakukan pemanenan, sehingga terancam tergenang banjir.

            ‘’Karenanya, pemkab menyiapkan bantuan benih sekitar 15 ton benih, yang kalau dikonversi untuk sawah 15 ton itu mencapai sekitar 25 Kg perhektarnya,’’ Tutur Kadis Pertanian Muarojambi, Ir. Darwin Sitanggang.

            Selain benih padi, Darwin mengatakan pihaknya telah mempersiapkan benih jagung sebanyak 50 Ton untuk disebar ke seluruh petani di Muarojambi yang saat ini telah ada dalam tempat penangkaran. ‘’Penangkar telah kami persiapkan agar petani lebih kreatif,’’ tukasnya.

            Terkait dengan swasembada beras saat ini dengan pertumbuhan kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi, maka rata-rata naik 3 persen. Artinya, ketersedian beras saat ini sudah dapat mencukupi. ‘’Namun tahun 2013 akan diupayakan agar panen melimpah . Malah kami harapkan surplus beras,’’ sebutnya.

            Saat ini, katanya, ada 7 kecamatan yang lahan pertaniannya berpotensi diserang banjir dan membuat pertanian masyarakat rusak. Ke 7 kecamatan itu adalah Kecamatan Jaluko, Sekernan, Marosebo, Taman Rajo, Kumpe Ulu, Mestong, dan Kecamatan Kumpe Ilir. ‘’Ke 7 daerah ini merupakan kawasan langganan banjir musiman setiap tahunnya. Selain lahan pertanian perumahan masyarakat juga jadi korban banjir,’’ tandas Darwin.

(era)







BERITA TERKAIT :



0 Komentar :






  Terkini  
  Terpopuler  
  Komentar  




INDEKS BERITA

/ /