Mobile Version
m.jambiekspresnews.com

Ahok Marah Diunggah di Youtube
Rabu, 14/11/2012 - 11:43:22 WIB | Kategori: Nasional - Dibaca: 4986 kali

Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok - Wakil Gubernur DKI Jakarta

JAKARTA - Sebuah video di situs Youtube memperlihatkan rapat pembahasan anggaran 2013 antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama dengan bawahannya di Dinas PU. Dalam video yang diunggah oleh Pemprov DKI tersebut, pria yang disapa Ahok itu meminta Dinas PU untuk memangkas anggaran sebesar 25 persen.

Dalam video yang diunggah tanggal 8 November tersebut, Ahok bahkan mengancam akan membawa anggaran Dinas PU ke KPK. Ia juga akan membuka semua penyimpangan Dinas PU di masa lalu.

"Kalau Bapak bilang tidak bisa, mari kita berdebat. Kita ambil contoh, saya bangunkan (jembatan). Dan nanti kalau saya bangunkan (jembatan) dengan uang saya, saya akan periksa semua kerja yang lalu, saya akan periksa dan proses ke KPK dan jaksa. Kita buka koreng lama. Kalau tidak mau membuka koreng lama, mari kita membuka Jakarta Baru," tegas Ahok dalam rapat APBD 2013 dengan Dinas PU seperti terekam dalam video.

Saat ditanya mengenai video tersebut, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku tidak tahu menahu."Saya nggak tahu soal Youtube, nggak ngerti saya," ujarnya kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (13/11).

Namun, Jokowi tidak mempersoalkan video itu tersebar melalui internet. Ia bahkan heran ketika seorang wartawan menanyakan apakah pantas rapat internal Pemprov DKI dipublikasikan melalui internet. "Katanya mau terbuka, mau tahu rapat gubernur seperti apa. Saya terbuka kok kalian pada geger," jawab Jokowi dengan nada heran.

Pemprov DKI secara rutin memang mengunggah video mengenai kegiatan duet pemimpin Jokowi-Ahok. Video tersebut dengan mudah dapat diakses melalui situs Youtube. Jokowi mengungkapkan, hal ini memang sengaja dilakukan."Kita ingin memberikan gambaran keterbukaaan pemerintah seperti ini," imbuhnya.

(dil/jpnn)

 

LINK VIDEO







BERITA TERKAIT :



4 Komentar :






  Terkini  
  Terpopuler  
  Komentar  




INDEKS BERITA

/ /